Produksi & Produktivitas Pada Dunia Operational Tambang
Hi Miners.
Kali ini admin akan membahas tentang produksi dan produktivitas yang berhubungan dengan dunia tambang. Pembahasan pada blog ini hanya di titik beratkan pada pengertian dari produksi, produktivitas, contoh perhitungan produksi dan produktivitas dan hubungan antara produksi dan produktivitas dalam dunia pertambangan. Mudah-mudahan blog ini bisa membantu teman-teman yang sedang mencari informasi tambahan terkait dengan produksi dan produktivitas untuk kepentingan study maupun pengaplikasian sehari-hari.
Suasana loading poin dimalam hari, penambangan dimalam hari dilakukan untuk meningkatkan jam kerja alat dalam pencapaian produksi
Produksi dan produktivitas merupakan pembahasan sehari hari dalam industri pertambangan, terutama untuk operational pertambangan. Dengan kata lain, kita (production engineer) di pekerjakan di perusahaan tambang untuk membantu team operation untuk mencapai target "Produksi dan Produktivitas" yang sudah di sepakati dalam pembuatan rencana kerja dari suatu perusahaan tambang.
Apa itu produksi?
Produksi adalah total material yang di tambang baik dalam satuan BCM (Bank Cubic Meter) maupun Tonnes pada periode tertentu. Misal produksi sehari (24 Jam), seminggu (7 hari), sebulan maupun setahun. Bahasa sederhananya berapa banyak material baik ore maupun waste yang di tambang dalam sehari, seminggu, sebulan atau setahun.
* Ore merupakan material hasil penambangan yang mengandung mineral berharga yang diambil dan selanjutnya akan dilakukan proses diekstraksi mineral dengan nilai ekonomis (material berharga). Biasa kita sebut sebagai material yang mengandung mineral berharga. Bisanya di bagi dalam 3 kategori High Grade, Mediums Grade dan Low Grade.
*Waste merupakan material yang tidak mengandung mineral berharga atau memiliki mineral berharga dalam kadar yang sangat kecil, namun tidak ekonomis untuk di proses.
Apa itu produktivitas?
Produktivitas adalah total material yang di tambang (bcm atau tonnes) dalam waktu satu jam. atau bahasa lainnya seberapa cepat kita memindahkan atau menggali atau mengangkut atau memproduksi material tambang selama satu jam.
Dari penjelasan tersebut hubungan produktivitas dan produksi dapat dirumus sebagai berikut:
Contoh perhitungan
Untuk lebih mudahnya dalam penggunaan rumus di atas bisa di lihat pada ilustrasi di bawah ini:
Contractor tambang menghasilkan produksi dalam sehari sebesar 16.100 bcm. Produksi ini diperoleh dari 3unit excavator CAT390 (excavator kapasitas 95-90Tonnes). Adapun masing-masing excavator menghasilkan produksi sebagai berikut:
- Excavator A menghasilkan produksi sebesar 5.600 bcm dengan total jam kerja selama sehari sebesar 15 jam.
- Excavator B menghasilkan produksi sebesar 5.500 bcm dengan total jam kerja selama sehari sebesar 14.5 Jam
- Excavator C menghasilkan produksi sebesar 5.000 bcm dengan total jam kerja selama sehari sebesar 16 jam.
- Excavator A (produksi/jam kerja) 5.600bcm / 15.0 jam = 373.3bcm per jam.
- Excavator B (produksi/jam kerja) 5.500bcm / 14.5 jam = 379.3bcm per jam.
- Excavator C (produksi/jam kerja) 5.000bcm / 16.0 jam = 312.5bcm per jam
- Misal excavator B memiliki jam kerja yang sama dengan excavator A yaitu 15 jam, maka nilai produksi B akan menjadi (379.3bcm/jam x 15 jam = 5.689 bcm) dan nilai produksi ini lebih besar di banding dengan excavator A. Dapat dibayangkan apabila team operation di lapangan bisa menambah 30 menit saja jam kerja di excavator B maka produksinya akan melebihi excavator A.


Komentar
Posting Komentar